Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso meminta agar politisi Partai Demokrat Ramadhan Pohan instropeksi diri dan bersikap kesatria mengungkapkan siapa 'Mr. A' yang dia maksud kepada publik. 'Mr. A' ini disebut-sebut sebagai orang yang menyebarkan SMS fitnah soal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Sekarang zaman sudah transparan, jadi nggak perlu menyebut inisial-inisial. Pada saat kami bersimpati terhadap masalah Demokrat, semestinya jangan menebarkan rumor-rumor gelap yang justru menimbulkan antipati publik," kata Priyo di Jakarta, Minggu 5 Juni 2011.
Wakil Ketua DPR RI ini juga menegaskan bahwa inisial 'Mr. A' itu sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan Golkar dan bukan tokoh Golkar.
"Dibuka saja ke publik siapa 'Mr. A' itu agar tidak menimbulkan kegaduhan semacam ini. Terlalu banyak 'Mr. A' yang kadang dikaitkan dengan partai," kata dia.
Di Golkar saja, dia melanjutkan, ada banyak yang berinisial A. Tapi, ingat, di internal Demokrat juga banyak yang berinisial A, ada Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng. "Jadi, ini hanya hal yang tidak produktif," ujar dia.
Priyo juga menganggap tindakan Ramadhan yang menyebarkan isu 'Mr. A' tidak etis dalam tata berpolitik di Indonesia yang sehat.
"Kami tidak ikut campur, tapi janganlah menebar tuduhan ke sana-sini yang justru menimbulkan fitnah baru. Cara-cara gelap semacam ini tentu harus dihindari karena kami sejak semula menginginkan berpolitik secara sehat," tuturnya.
Lantas bagaimana dengan respons kader Golkar dengan kabar inisial 'Mr.A'? "Kalau kami sih biasa dan santai-santai saja menanggapinya, tapi memang hal ini harus diluruskan. Apalagi di dunia maya sudah bertebaran berita ini, banyak kader yang menanyakan hal tersebut, jadinya kami harus angkat bicara," tutur Priyo.
• VIVAnews
Sabtu, 04 Juni 2011
Jumat, 03 Juni 2011
Naskah Awal Hitler Bunuh Yahudi Laku Rp1,3 M
Dokumen resmi pertama yang ditulis Hitler, berisi rencana untuk "menghapus" Yahudi dari muka bumi, dibeli oleh Museum Holocaust di Los Angeles, Amerika Serikat. Seperti dilansir Daily Mail, dalam dokumen itu terdapat sebuah grafik tahun 1919 berisi rencana pemusnahan Yahudi secara penuh selama 21 tahun, sebelum pembantaian dimulai di Rusia dan di kamp-kamp kematian di Polandia.
Terdapat juga sebuah kertas, yang dikenal sebagai 'Gemlich Letter', dikirimkan ke Adolf Gemlich. Ia adalah orang yang bertanggung jawab mengendalikan tentara Jerman, pasca Perang Dunia I.
Dalam tulisan tentang 'Jewish Question', ia mendeskripsikan Yahudi "seperti tuberkulosis rasial" dan bahwa perlu ada sebuah "penghapusan hak-hak istimewa orang Yahudi" yang dia sebut 'Aliens Law'.
Tulisan yang paling mengerikan, adalah tidak adanya permintaan maaf dan tidak adanya usaha untuk menutupi niatnya ketika ia menulis: "Tujuan utama dari undang-undang tersebut menjadi sebuah keharusan dan secara umum penghapusan orang Yahudi tidak boleh dibatalkan."
Surat tersebut telah dibeli oleh organisasi peringatan Holocaust seharga £100 ribu atau Rp1,3 miliar. Dokumen akan ditampilkan di Museum of Tolerance, yang juga tempat dipamerkannya grafik pembantaian enam juta orang Yahudi.
Telah cukup lama para ilmuwan mengetahui keberadaan dan sejarah surat tersebut. Dokumen itu dianggap penting karena menunjukkan betapa jauhnya ide Hitler di tahap awal untuk memusnahkan orang Yahudi.
"Ini adalah pernyataan pertama Hitler tentang orang Yahudi. Ini menunjukkan bahwa ia memiliki hasrat besar dalam dunia politik sejak awal," kata Saul Friedlander, seorang sejarawan, seperti dikutip Daily Mail.
Rabbi Marvin Hier, pendiri Simon Wiesenthal Centre, pusat penelitian Holocaust, mengatakan ia memperoleh empat halaman surat tersebut bulan lalu, melalui sebuah dealer.
Saat menulis surat itu, Hitler diketahui sedang berada di Munich, dan sedang menyusun rencana pembantaian setelah Perang Dunia I. Pada bulan Juli, ia diangkat sebagai mata-mata polisi dari komando intelijen ketika dikirim untuk menyusup ke Partai Pekerja Jerman.
Namun, ia menjadi terobsesi dengan gagasan tentang ide 'non-Yahudi', sosialisme dan ide anti Semit dan anti Marxis. Hanya dua bulan kemudian, Anton Drexler--pendiri Partai Buruh Jerman dan mentor Hitler--terkesan dengan keterampilan pidato Hitler dan mengundangnya untuk bergabung di partainya. (kd)
• VIVAnews
Terdapat juga sebuah kertas, yang dikenal sebagai 'Gemlich Letter', dikirimkan ke Adolf Gemlich. Ia adalah orang yang bertanggung jawab mengendalikan tentara Jerman, pasca Perang Dunia I.
Dalam tulisan tentang 'Jewish Question', ia mendeskripsikan Yahudi "seperti tuberkulosis rasial" dan bahwa perlu ada sebuah "penghapusan hak-hak istimewa orang Yahudi" yang dia sebut 'Aliens Law'.
Tulisan yang paling mengerikan, adalah tidak adanya permintaan maaf dan tidak adanya usaha untuk menutupi niatnya ketika ia menulis: "Tujuan utama dari undang-undang tersebut menjadi sebuah keharusan dan secara umum penghapusan orang Yahudi tidak boleh dibatalkan."
Surat tersebut telah dibeli oleh organisasi peringatan Holocaust seharga £100 ribu atau Rp1,3 miliar. Dokumen akan ditampilkan di Museum of Tolerance, yang juga tempat dipamerkannya grafik pembantaian enam juta orang Yahudi.
Telah cukup lama para ilmuwan mengetahui keberadaan dan sejarah surat tersebut. Dokumen itu dianggap penting karena menunjukkan betapa jauhnya ide Hitler di tahap awal untuk memusnahkan orang Yahudi.
"Ini adalah pernyataan pertama Hitler tentang orang Yahudi. Ini menunjukkan bahwa ia memiliki hasrat besar dalam dunia politik sejak awal," kata Saul Friedlander, seorang sejarawan, seperti dikutip Daily Mail.
Rabbi Marvin Hier, pendiri Simon Wiesenthal Centre, pusat penelitian Holocaust, mengatakan ia memperoleh empat halaman surat tersebut bulan lalu, melalui sebuah dealer.
Saat menulis surat itu, Hitler diketahui sedang berada di Munich, dan sedang menyusun rencana pembantaian setelah Perang Dunia I. Pada bulan Juli, ia diangkat sebagai mata-mata polisi dari komando intelijen ketika dikirim untuk menyusup ke Partai Pekerja Jerman.
Namun, ia menjadi terobsesi dengan gagasan tentang ide 'non-Yahudi', sosialisme dan ide anti Semit dan anti Marxis. Hanya dua bulan kemudian, Anton Drexler--pendiri Partai Buruh Jerman dan mentor Hitler--terkesan dengan keterampilan pidato Hitler dan mengundangnya untuk bergabung di partainya. (kd)
• VIVAnews
Sadis, Lempar Perempuan dari Pesawat Terbang
Jumat, 3 Juni 2011, Pengadilan Argentina menjatuhkan hukuman kepada tiga mantan pejabat militer atas tuduhan pembunuhan sadis terhadap lima perempuan selama 'Perang Kotor' di negara itu. Pembunuhan dilakukan dengan melempar para perempuan yang masih hidup dari pesawat yang tengah mengudara.
'Perang Kotor' mengacu pada pembersihan terhadap warga negara pembangkang yang dilakukan pemerintahan militer Argentina antara 1976 dan 1983.
Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan pengadilan, para terdakwa dituduh terlibat dalam sejumlah 'penerbangan maut'. Hakim Sergio Torres telah menjatuhkan hukuman penjara kepada ketiga terdakwa sekaligus membekukan asetnya.
Mereka yang menjadi korban pembunuhan antara lain, seorang biarawati asal Prancis, Suster Leonie Duquet, dan empat perempuan yang tergabung dalam 'Ibu-ibu dari Plaza de Mayo', kelompok pejuang hak asasi manusia yang didirikan para perempuan keluarga korban pembunuhan atau korban hilang selama kediktatoran militer.
Rezim militer menculik Duquet dan biarawati lain asal Prancis, Alice Domon, pada Desember 1977. Dalam operasi yang sama, mereka juga menculik 10 perempuan anggota kelompok Plaza de Mayo, termasuk sang pendiri, Azucena Villaflor.
Terkubur sejak 1978, sisa-sisa jasad Duquet, Villaflor dan tiga perempuan lain, teridentifikasi pada 2005. Sementara itu, jasad Domon tidak pernah ditemukan.
Kelompok hak asasi manusia setempat mengatakan bahwa ratusan korban era kediktatoran militer dibunuh dengan cara dilempar hidup-hidup ke laut dari pesawat yang sedang mengangkasa. Sementara itu, 5.000 lainnya juga dibunuh dan disiksa di Sekolah Mekanik Angkatan Laut the Naval Mechanics School (ESMA).
Pengusutan kasus kejahatan perang di masa lampau itu telah dimulai sejak awal 2009 dan diharapkan akan berakhir pada beberapa bulan ke depan.
Salah satu yang tengah menghadapi dakwaan pengadilan adalah Alfredo Astiz. Pria 59 tahun yang memiliki julukan 'Malaikat Maut' ini dituduh bertanggung jawab atas kematian Duquet dan Domon. Saat perang, ia bertugas menyusup ke kelompok Plaza de Mayo untuk memilih target yang akan diculik.
Berdasar data pemerintah setempat, sedikitnya 9.000 orang diculik, disiksa dan dibunuh dalam apa yang dikenal sebagai 'perang kotor' di Argentina. Namun, sejumlah aktivis percaya jumlah korban mencapai 30 ribu orang. (art)
• VIVAnews
'Perang Kotor' mengacu pada pembersihan terhadap warga negara pembangkang yang dilakukan pemerintahan militer Argentina antara 1976 dan 1983.
Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan pengadilan, para terdakwa dituduh terlibat dalam sejumlah 'penerbangan maut'. Hakim Sergio Torres telah menjatuhkan hukuman penjara kepada ketiga terdakwa sekaligus membekukan asetnya.
Mereka yang menjadi korban pembunuhan antara lain, seorang biarawati asal Prancis, Suster Leonie Duquet, dan empat perempuan yang tergabung dalam 'Ibu-ibu dari Plaza de Mayo', kelompok pejuang hak asasi manusia yang didirikan para perempuan keluarga korban pembunuhan atau korban hilang selama kediktatoran militer.
Rezim militer menculik Duquet dan biarawati lain asal Prancis, Alice Domon, pada Desember 1977. Dalam operasi yang sama, mereka juga menculik 10 perempuan anggota kelompok Plaza de Mayo, termasuk sang pendiri, Azucena Villaflor.
Terkubur sejak 1978, sisa-sisa jasad Duquet, Villaflor dan tiga perempuan lain, teridentifikasi pada 2005. Sementara itu, jasad Domon tidak pernah ditemukan.
Kelompok hak asasi manusia setempat mengatakan bahwa ratusan korban era kediktatoran militer dibunuh dengan cara dilempar hidup-hidup ke laut dari pesawat yang sedang mengangkasa. Sementara itu, 5.000 lainnya juga dibunuh dan disiksa di Sekolah Mekanik Angkatan Laut the Naval Mechanics School (ESMA).
Pengusutan kasus kejahatan perang di masa lampau itu telah dimulai sejak awal 2009 dan diharapkan akan berakhir pada beberapa bulan ke depan.
Salah satu yang tengah menghadapi dakwaan pengadilan adalah Alfredo Astiz. Pria 59 tahun yang memiliki julukan 'Malaikat Maut' ini dituduh bertanggung jawab atas kematian Duquet dan Domon. Saat perang, ia bertugas menyusup ke kelompok Plaza de Mayo untuk memilih target yang akan diculik.
Berdasar data pemerintah setempat, sedikitnya 9.000 orang diculik, disiksa dan dibunuh dalam apa yang dikenal sebagai 'perang kotor' di Argentina. Namun, sejumlah aktivis percaya jumlah korban mencapai 30 ribu orang. (art)
• VIVAnews
Honda Luncurkan Jazz Baru
PT Honda Prospect Motor meluncurkan New Honda Jazz, di Jakarta, Kamis 19 Mei 2011. New Honda Jazz tampil lebih sporty dan kabin lebih lapang.
Presiden Direktur Honda Indonesia, Tomoki Uchida, mengatakan, kehadiran Honda Jazz terdahulu selalu menjadi acuan mengenai compact hatchback dari segi gaya, teknologi, keefisienan bahan bakar, kelengkapan fitur, hingga tingkat keselamatan. "Karena itu, New Honda Jazz memiliki nilai lebih yang semakin tinggi," kata dia saat peluncuran.
Jazz telah muncul di Indonesia sejak 2004. Menurut Uchida, kehadiran ini telah memicu satu tren baru di dunia otomotif nasional, yaitu sedan tak berbuntut kompak. Bahkan, lini ini telah mendominasi penjualan mobil nasional.
Jazz pertama kali dikenalkan ke dunia pada Juni 2001 di Jepang, dengan nama Honda Fit. Untuk mencapai best-selling di Jepang, Jazz hanya membutuhkan enam bulan. Tak heran bila model ini telah dipasarkan di 115 negara.
Tampilan baru New Honda Jazz langsung terlihat pada desain eksterior, yaitu desain grill. Pada desain baru, grill ditambah dengan fog lamp dan garis-garis tajam. Kondisi ini membuat Jazz terlihat lebih sporty. Demikian juga dengan grill belakang, juga dilengkapi dengan reflektor, yang belum ada pada Jazz 2008.
Sementara itu, di dalam kendaraan, Honda mengubah sejumlah fitur, seperti panel AC dan sistem audio yang bisa terkoneksi langsung dengan iPhone, iPod, BlackBerry, dan USB.
Pada dapur pacu, Honda masih memasang mesin 1,5 liter i-VITEC SOHC yang bisa menghasilkan tenaga 120 PS pada 6.600 rpm dan torsi maksimum 14,8 Kgm pada 4.800 rpm.
Mesin ini didukung dengan teknologi Drive by Wire yang diklaim bisa menghasilkan tenaga lebih tinggi, efisien bahan bakar, sehingga bisa memenuhi standar Euro 4. "Honda juga menempatkan mesin matik dengan transmisi 5 percepatan," katanya.
Meski menambah sejumlah fitur, Honda tidak mengubah harga. Honda masih menawarkan Rp198,5 juta untuk tipe S Manual, Rp208,5 juta tipe S Otomatis, Rp214 juta tipe RS Manual, dan Rp224 tipe RS Otomatis. Harga on the road ini berlaku di wilayah Jakarta, untuk kepemilikan kendaraan pertama.
• VIVAnews
Presiden Direktur Honda Indonesia, Tomoki Uchida, mengatakan, kehadiran Honda Jazz terdahulu selalu menjadi acuan mengenai compact hatchback dari segi gaya, teknologi, keefisienan bahan bakar, kelengkapan fitur, hingga tingkat keselamatan. "Karena itu, New Honda Jazz memiliki nilai lebih yang semakin tinggi," kata dia saat peluncuran.
Jazz telah muncul di Indonesia sejak 2004. Menurut Uchida, kehadiran ini telah memicu satu tren baru di dunia otomotif nasional, yaitu sedan tak berbuntut kompak. Bahkan, lini ini telah mendominasi penjualan mobil nasional.
Jazz pertama kali dikenalkan ke dunia pada Juni 2001 di Jepang, dengan nama Honda Fit. Untuk mencapai best-selling di Jepang, Jazz hanya membutuhkan enam bulan. Tak heran bila model ini telah dipasarkan di 115 negara.
Tampilan baru New Honda Jazz langsung terlihat pada desain eksterior, yaitu desain grill. Pada desain baru, grill ditambah dengan fog lamp dan garis-garis tajam. Kondisi ini membuat Jazz terlihat lebih sporty. Demikian juga dengan grill belakang, juga dilengkapi dengan reflektor, yang belum ada pada Jazz 2008.
Sementara itu, di dalam kendaraan, Honda mengubah sejumlah fitur, seperti panel AC dan sistem audio yang bisa terkoneksi langsung dengan iPhone, iPod, BlackBerry, dan USB.
Pada dapur pacu, Honda masih memasang mesin 1,5 liter i-VITEC SOHC yang bisa menghasilkan tenaga 120 PS pada 6.600 rpm dan torsi maksimum 14,8 Kgm pada 4.800 rpm.
Mesin ini didukung dengan teknologi Drive by Wire yang diklaim bisa menghasilkan tenaga lebih tinggi, efisien bahan bakar, sehingga bisa memenuhi standar Euro 4. "Honda juga menempatkan mesin matik dengan transmisi 5 percepatan," katanya.
Meski menambah sejumlah fitur, Honda tidak mengubah harga. Honda masih menawarkan Rp198,5 juta untuk tipe S Manual, Rp208,5 juta tipe S Otomatis, Rp214 juta tipe RS Manual, dan Rp224 tipe RS Otomatis. Harga on the road ini berlaku di wilayah Jakarta, untuk kepemilikan kendaraan pertama.
• VIVAnews
Kamis, 02 Juni 2011
Soal Plesiran ke Irak, Ini Jawaban Marzuki
Sekretariat Nasional Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mempermasalahkan kunjungan kerja Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie ke Irak.
"Plesiran Ketua DPR ke Irak menghambur-hamburkan uang pajak rakyat sebesar Rp 618 juta selama 6 hari," kata Koordinasi Advokasi dan Investigasi FITRA Uchok Sky Khadafi, dalam siaran persnya.
FITRA menyesalkan plesiran Marzuki Alie, karena sebelumnya Marzuki pernah mengatakan hanya bisa memberikan imbauan kepada anggota DPR lain agar jangan ke luar negeri. Tapi ternyata Marzuki sendiri melakukan kunjungan kerja ke Irak.
FITRA menilai imbauan Ketua DPR itu: "Tidak lain dan tidak bukan hanya 'pemanis bibir' saja untuk menarik simpati publik. Agar hasrat sembunyinya yang ingin ke luar negeri tidak diketahui publik," ujar Uchok.
Jumlah staf Marzuki Alie yang dibawa ke Irak juga dipermasalahkan FITRA. Sesuai ketentuan, seharusnya Ketua DPR hanya bisa membawa 2 staf ke luar negeri. Namun, Marzuki membawa staf sebanyak 7 orang.
"Dan yang paling aneh lagi, keberangkatan ke Irak hanya untuk menjalin kerjasama di bidang energi, dan menjadikan rombongan Ketua DPR ini sudah seperti jajaran ekskutif negara saja. Tidak ada kaitan dengan fungsi dan tugas sebagai anggota DPR," jelas Uchok.
Saat dikonfirmasi, Marzuki Alie menjelaskan kunjungannya ke Irak atas undangan resmi tertulis dari Ketua Parlemen Irak yang disampaikan tahun lalu.
"Namun dengan berbagai pertimbangan belum dinilai urgent," jelas Marzuki dalam keterangan tertulis yang diterima VIVAnews, Senin, 2 Mei 2011.
Namun, Duta Besar Irak kemudian kembali menanyakan undangan itu. Menurut Marzuki, setelah mendapat persetujuan rapat pimpinan DPR, Marzuki pun memutuskan berangkat.
Apalagi, kata Marzuki, Indonesia akan menyelenggarakan pertemuan Parliamentary Union of The OIC Member States (PUIC) pada Januari 2012. "Diplomasi parlemen diperlukan untuk memperkuat diplomasi pemerintah dalam berbagai aspek," jelas Marzuki.
Marzuki juga membantah menghabiskan uang negara dengan jumlah rombongan yang dia bawa. "Wu Bang Guo, Ketua Parlemen China, membawa rombongan lebih dari seratus dan pesawat khusus. Ketua Parlemen Iran selalu dalam rombongan besar lebih dari 20 orang. Saya membawa rombongan sangat terbatas dipertanyakan oleh LSM," ucapnya.
Menurut Marzuki, jika tidak ada aturan protokoler, dia lebih senang jalan sendiri. "Saya akan jalankan, tidak ada masalah," kata dia.
• VIVAnews
"Plesiran Ketua DPR ke Irak menghambur-hamburkan uang pajak rakyat sebesar Rp 618 juta selama 6 hari," kata Koordinasi Advokasi dan Investigasi FITRA Uchok Sky Khadafi, dalam siaran persnya.
FITRA menyesalkan plesiran Marzuki Alie, karena sebelumnya Marzuki pernah mengatakan hanya bisa memberikan imbauan kepada anggota DPR lain agar jangan ke luar negeri. Tapi ternyata Marzuki sendiri melakukan kunjungan kerja ke Irak.
FITRA menilai imbauan Ketua DPR itu: "Tidak lain dan tidak bukan hanya 'pemanis bibir' saja untuk menarik simpati publik. Agar hasrat sembunyinya yang ingin ke luar negeri tidak diketahui publik," ujar Uchok.
Jumlah staf Marzuki Alie yang dibawa ke Irak juga dipermasalahkan FITRA. Sesuai ketentuan, seharusnya Ketua DPR hanya bisa membawa 2 staf ke luar negeri. Namun, Marzuki membawa staf sebanyak 7 orang.
"Dan yang paling aneh lagi, keberangkatan ke Irak hanya untuk menjalin kerjasama di bidang energi, dan menjadikan rombongan Ketua DPR ini sudah seperti jajaran ekskutif negara saja. Tidak ada kaitan dengan fungsi dan tugas sebagai anggota DPR," jelas Uchok.
Saat dikonfirmasi, Marzuki Alie menjelaskan kunjungannya ke Irak atas undangan resmi tertulis dari Ketua Parlemen Irak yang disampaikan tahun lalu.
"Namun dengan berbagai pertimbangan belum dinilai urgent," jelas Marzuki dalam keterangan tertulis yang diterima VIVAnews, Senin, 2 Mei 2011.
Namun, Duta Besar Irak kemudian kembali menanyakan undangan itu. Menurut Marzuki, setelah mendapat persetujuan rapat pimpinan DPR, Marzuki pun memutuskan berangkat.
Apalagi, kata Marzuki, Indonesia akan menyelenggarakan pertemuan Parliamentary Union of The OIC Member States (PUIC) pada Januari 2012. "Diplomasi parlemen diperlukan untuk memperkuat diplomasi pemerintah dalam berbagai aspek," jelas Marzuki.
Marzuki juga membantah menghabiskan uang negara dengan jumlah rombongan yang dia bawa. "Wu Bang Guo, Ketua Parlemen China, membawa rombongan lebih dari seratus dan pesawat khusus. Ketua Parlemen Iran selalu dalam rombongan besar lebih dari 20 orang. Saya membawa rombongan sangat terbatas dipertanyakan oleh LSM," ucapnya.
Menurut Marzuki, jika tidak ada aturan protokoler, dia lebih senang jalan sendiri. "Saya akan jalankan, tidak ada masalah," kata dia.
• VIVAnews
Selasa, 31 Mei 2011
Indra Piliang: SBY Reaktif Soal SMS
Ketua Departemen Kajian Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Indra Jaya Piliang berharap informasi yang terkandung dalam pesan singkat (SMS) dikirim orang mengaku sebagai M Nazaruddin dicari kebenarannya. Jangan sampai, SMS ini membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terlihat reaktif.
"Kita di sini memerlukan suatu kedewasaan sikap," kata Indra kepada VIVAnews usai diperiksa polisi, Selasa 31 Mei 2011 sore. "Makanya saya bilang Presiden terlalu reaktif terhadap masalah ini karena Presiden juga memakai SMS untuk memengaruhi warga dan menerima laporan lewat SMS."
Indra tak bisa membayangkan, apa yang terjadi jika nanti ada pengaduan warga menyangkut hal yang sangat rahasia, namun yang diperiksa malah yang kirim SMS. "Jadi harus dilihat implikasi sejauh itu," kata Indra.
Indra menyatakan, SMS seperti ini wajar saja muncul di era demokrasi. Bahkan tanpa ada kasus pun, SMS berisi fitnah semacam ini bisa saja muncul. "Artinya yang perlu dibuktikan adalah kebenaran dari isu (dalam) SMS itu, misal kalau kita dituduh korupsi dan lain-lain," katanya.
Indra sebelumnya diperiksa dan disalin data ponselnya oleh penyidik Polisi setelah mengaku mendapat SMS dari +6584393907 pada Sabtu lalu. Isi SMS ini menyebut nama Presiden SBY, Staf Khusus Presiden Daniel Sparringga, Anas Urbaningrum, dan Andi Mallarangeng ini. Indra langsung menyinggungnya selintas soal SMS ini di akun Twitternya tanpa membeberkan langsung isinya.
• VIVAnews
"Kita di sini memerlukan suatu kedewasaan sikap," kata Indra kepada VIVAnews usai diperiksa polisi, Selasa 31 Mei 2011 sore. "Makanya saya bilang Presiden terlalu reaktif terhadap masalah ini karena Presiden juga memakai SMS untuk memengaruhi warga dan menerima laporan lewat SMS."
Indra tak bisa membayangkan, apa yang terjadi jika nanti ada pengaduan warga menyangkut hal yang sangat rahasia, namun yang diperiksa malah yang kirim SMS. "Jadi harus dilihat implikasi sejauh itu," kata Indra.
Indra menyatakan, SMS seperti ini wajar saja muncul di era demokrasi. Bahkan tanpa ada kasus pun, SMS berisi fitnah semacam ini bisa saja muncul. "Artinya yang perlu dibuktikan adalah kebenaran dari isu (dalam) SMS itu, misal kalau kita dituduh korupsi dan lain-lain," katanya.
Indra sebelumnya diperiksa dan disalin data ponselnya oleh penyidik Polisi setelah mengaku mendapat SMS dari +6584393907 pada Sabtu lalu. Isi SMS ini menyebut nama Presiden SBY, Staf Khusus Presiden Daniel Sparringga, Anas Urbaningrum, dan Andi Mallarangeng ini. Indra langsung menyinggungnya selintas soal SMS ini di akun Twitternya tanpa membeberkan langsung isinya.
• VIVAnews
Demokrat Wajar Bila Nazaruddin Curhat di Blog
Fraksi Demokrat masih meragukan blog yang beralamat di nazaruddin78.blogspot.com itu adalah milik bekas Bendahara Umum Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Demokrat akan mengkonfirmasi langsung kepada Nazaruddin tentang keaslian blog yang berisi curahan hati itu.
"Nanti saya akan mengirm BBM (pesan BlackBerry Massenger) Nazaruddin. Apakah benar atau tidak itu blognya," kata salah satu Wakil Ketua Fraksi Demokrat, Sutan Bhatoegana, dalam perbincangan dengan VIVAnews.com semalam.
Menurut Bhatoegana, dirinya belum melihat langsung blog yang ramai diberitakan media itu. Apalagi membacanya. Meski demikian, Bhatoegana akan memeriksa langsung kesahihan blog yang mengatasnamakan Nazaruddin itu.
Dalam blognya, Nazaruddin mengaku masih menjabat sebagai bendahara Fraksi Partai Demokrat. "Dalam testimoni pertama ini, ingin saya tegaskan bahwa apa yang menimpa Partai Demokrat hari ini, telah membuat partai lain bersorak. Merekalah sesungguhnya diuntungkan," ujar Nazar dalam blognya.
Nazaruddin sendiri mengakui blog tersebut miliknya. "Iya," kata dia. Nazaruddin menegaskan ia yang menulisnya sendiri. "Di situ saya akan ceritakan banyak hal mulai perjalanan pribadi saya, perjalanan di partai, perjalanan sampai permasalahan ini ada, saya dipanggil siapa, diancam siapa, saya akan ceritakan semua di situ," kata Nazaruddin kepada VIVAnews.com lewat BlackBerry Messenger, Selasa 31 Mei 2011.
Bagi Bhatoegana, keaslian blog itu masih diragukan. "Kalau memang itu ada, dan beliau mengkonfirmasi itu, saya kira wajarlah Nazaruddin curhat di situ," kata Bhatoegana. Bhatoegana menduga, Nazaruddin kesulitan mencurahkan isi hati soal permasalahan yang menderanya, maka itu dia memilih menuliskan dalam blog.
• VIVAnews
"Nanti saya akan mengirm BBM (pesan BlackBerry Massenger) Nazaruddin. Apakah benar atau tidak itu blognya," kata salah satu Wakil Ketua Fraksi Demokrat, Sutan Bhatoegana, dalam perbincangan dengan VIVAnews.com semalam.
Menurut Bhatoegana, dirinya belum melihat langsung blog yang ramai diberitakan media itu. Apalagi membacanya. Meski demikian, Bhatoegana akan memeriksa langsung kesahihan blog yang mengatasnamakan Nazaruddin itu.
Dalam blognya, Nazaruddin mengaku masih menjabat sebagai bendahara Fraksi Partai Demokrat. "Dalam testimoni pertama ini, ingin saya tegaskan bahwa apa yang menimpa Partai Demokrat hari ini, telah membuat partai lain bersorak. Merekalah sesungguhnya diuntungkan," ujar Nazar dalam blognya.
Nazaruddin sendiri mengakui blog tersebut miliknya. "Iya," kata dia. Nazaruddin menegaskan ia yang menulisnya sendiri. "Di situ saya akan ceritakan banyak hal mulai perjalanan pribadi saya, perjalanan di partai, perjalanan sampai permasalahan ini ada, saya dipanggil siapa, diancam siapa, saya akan ceritakan semua di situ," kata Nazaruddin kepada VIVAnews.com lewat BlackBerry Messenger, Selasa 31 Mei 2011.
Bagi Bhatoegana, keaslian blog itu masih diragukan. "Kalau memang itu ada, dan beliau mengkonfirmasi itu, saya kira wajarlah Nazaruddin curhat di situ," kata Bhatoegana. Bhatoegana menduga, Nazaruddin kesulitan mencurahkan isi hati soal permasalahan yang menderanya, maka itu dia memilih menuliskan dalam blog.
• VIVAnews
Langganan:
Postingan (Atom)