Ketua Departemen Kajian Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Indra Jaya Piliang berharap informasi yang terkandung dalam pesan singkat (SMS) dikirim orang mengaku sebagai M Nazaruddin dicari kebenarannya. Jangan sampai, SMS ini membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terlihat reaktif.
"Kita di sini memerlukan suatu kedewasaan sikap," kata Indra kepada VIVAnews usai diperiksa polisi, Selasa 31 Mei 2011 sore. "Makanya saya bilang Presiden terlalu reaktif terhadap masalah ini karena Presiden juga memakai SMS untuk memengaruhi warga dan menerima laporan lewat SMS."
Indra tak bisa membayangkan, apa yang terjadi jika nanti ada pengaduan warga menyangkut hal yang sangat rahasia, namun yang diperiksa malah yang kirim SMS. "Jadi harus dilihat implikasi sejauh itu," kata Indra.
Indra menyatakan, SMS seperti ini wajar saja muncul di era demokrasi. Bahkan tanpa ada kasus pun, SMS berisi fitnah semacam ini bisa saja muncul. "Artinya yang perlu dibuktikan adalah kebenaran dari isu (dalam) SMS itu, misal kalau kita dituduh korupsi dan lain-lain," katanya.
Indra sebelumnya diperiksa dan disalin data ponselnya oleh penyidik Polisi setelah mengaku mendapat SMS dari +6584393907 pada Sabtu lalu. Isi SMS ini menyebut nama Presiden SBY, Staf Khusus Presiden Daniel Sparringga, Anas Urbaningrum, dan Andi Mallarangeng ini. Indra langsung menyinggungnya selintas soal SMS ini di akun Twitternya tanpa membeberkan langsung isinya.
• VIVAnews
Selasa, 31 Mei 2011
Demokrat Wajar Bila Nazaruddin Curhat di Blog
Fraksi Demokrat masih meragukan blog yang beralamat di nazaruddin78.blogspot.com itu adalah milik bekas Bendahara Umum Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Demokrat akan mengkonfirmasi langsung kepada Nazaruddin tentang keaslian blog yang berisi curahan hati itu.
"Nanti saya akan mengirm BBM (pesan BlackBerry Massenger) Nazaruddin. Apakah benar atau tidak itu blognya," kata salah satu Wakil Ketua Fraksi Demokrat, Sutan Bhatoegana, dalam perbincangan dengan VIVAnews.com semalam.
Menurut Bhatoegana, dirinya belum melihat langsung blog yang ramai diberitakan media itu. Apalagi membacanya. Meski demikian, Bhatoegana akan memeriksa langsung kesahihan blog yang mengatasnamakan Nazaruddin itu.
Dalam blognya, Nazaruddin mengaku masih menjabat sebagai bendahara Fraksi Partai Demokrat. "Dalam testimoni pertama ini, ingin saya tegaskan bahwa apa yang menimpa Partai Demokrat hari ini, telah membuat partai lain bersorak. Merekalah sesungguhnya diuntungkan," ujar Nazar dalam blognya.
Nazaruddin sendiri mengakui blog tersebut miliknya. "Iya," kata dia. Nazaruddin menegaskan ia yang menulisnya sendiri. "Di situ saya akan ceritakan banyak hal mulai perjalanan pribadi saya, perjalanan di partai, perjalanan sampai permasalahan ini ada, saya dipanggil siapa, diancam siapa, saya akan ceritakan semua di situ," kata Nazaruddin kepada VIVAnews.com lewat BlackBerry Messenger, Selasa 31 Mei 2011.
Bagi Bhatoegana, keaslian blog itu masih diragukan. "Kalau memang itu ada, dan beliau mengkonfirmasi itu, saya kira wajarlah Nazaruddin curhat di situ," kata Bhatoegana. Bhatoegana menduga, Nazaruddin kesulitan mencurahkan isi hati soal permasalahan yang menderanya, maka itu dia memilih menuliskan dalam blog.
• VIVAnews
"Nanti saya akan mengirm BBM (pesan BlackBerry Massenger) Nazaruddin. Apakah benar atau tidak itu blognya," kata salah satu Wakil Ketua Fraksi Demokrat, Sutan Bhatoegana, dalam perbincangan dengan VIVAnews.com semalam.
Menurut Bhatoegana, dirinya belum melihat langsung blog yang ramai diberitakan media itu. Apalagi membacanya. Meski demikian, Bhatoegana akan memeriksa langsung kesahihan blog yang mengatasnamakan Nazaruddin itu.
Dalam blognya, Nazaruddin mengaku masih menjabat sebagai bendahara Fraksi Partai Demokrat. "Dalam testimoni pertama ini, ingin saya tegaskan bahwa apa yang menimpa Partai Demokrat hari ini, telah membuat partai lain bersorak. Merekalah sesungguhnya diuntungkan," ujar Nazar dalam blognya.
Nazaruddin sendiri mengakui blog tersebut miliknya. "Iya," kata dia. Nazaruddin menegaskan ia yang menulisnya sendiri. "Di situ saya akan ceritakan banyak hal mulai perjalanan pribadi saya, perjalanan di partai, perjalanan sampai permasalahan ini ada, saya dipanggil siapa, diancam siapa, saya akan ceritakan semua di situ," kata Nazaruddin kepada VIVAnews.com lewat BlackBerry Messenger, Selasa 31 Mei 2011.
Bagi Bhatoegana, keaslian blog itu masih diragukan. "Kalau memang itu ada, dan beliau mengkonfirmasi itu, saya kira wajarlah Nazaruddin curhat di situ," kata Bhatoegana. Bhatoegana menduga, Nazaruddin kesulitan mencurahkan isi hati soal permasalahan yang menderanya, maka itu dia memilih menuliskan dalam blog.
• VIVAnews
Kamis, 26 Mei 2011
Demokrat Belum Bahas Kasus Andi Nurpati
Dewan Kehormatan Partai Demokrat belum membahas dugaan pelanggaran etika yang dilakukan salah seorang kader partai, Andi Nurpati.
"Tidak tahu," kata Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Jero Wacik, di Jakarta Convention Center, Jumat 27 Mei 2011
Jero mengatakan, pihak Dewan Kehormatan belum mengetahui kasus yang membelit Andi ketika masih menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum itu. "Saya belum tahu belum dapat laporan saya," ujarnya
Seperti yang diketahui, Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, melaporkan Andi ke Bareskrim Mabes Polri Februari tahun lalu. Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian.
Andi dilaporkan Mahfud terkait dugaan pemalsuan surat keputusan MK terkait gagalnya Anggota DPR dari Fraksi Hanura Dewi Yasin Limpo.
Kepada VIVAnews, Andi Nurpati mengklarifikasi tuduhan itu. Pertama, Nurpati menyatakan kasus itu terjadi pada tahun 2009. Dalam aturan Undang-undang Pemilu, sengketa pemilihan prosedurnya haruslah melalui Badan Pengawas Pemilu dan kemudian dari Bawaslu barulah ke kepolisian. Kemudian, pidana Pemilu itu memiliki masa kadaluarsa.
"Dan sekarang sudah kadaluarsa. Bawaslu juga sudah membentuk tim investigasi terkait sengketa itu dan sudah selesai," katanya.
Klarifikasi kedua, putusan KPU untuk tidak menetapkan Dewi Yasin Limpo sebagai anggota DPR sudah sesuai dengan aturan UU Pemilu. Saat MK memutuskan memenangkan sengketa yang diajukan Dewi Yasin Limpo, KPU langsung menggelar rapat pleno menghitung suara yang diperoleh Dewi Yasin Limpo.
Rapat ini sendiri sedianya dipimpin Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary, namun yang bersangkutan berhalangan. "Saya diminta menggantikan memimpin rapat," kata Andi Nurpati.
"Ternyata setelah kami hitung, suaranya tidak cukup untuk satu kursi," kata Andi Nurpati. KPU lalu menyurati MK meminta penjelasan mengenai putusan karena jika tidak cukup satu kursi tapi justru dimenangkan, tentu bertentangan dengan UU Pemilu.
Jawaban MK kemudian dinilai memadai bagi KPU. "Akhirnya terang, yang menang kemudian calon dari Gerindra," kata Nurpati.
• VIVAnews
"Tidak tahu," kata Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Jero Wacik, di Jakarta Convention Center, Jumat 27 Mei 2011
Jero mengatakan, pihak Dewan Kehormatan belum mengetahui kasus yang membelit Andi ketika masih menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum itu. "Saya belum tahu belum dapat laporan saya," ujarnya
Seperti yang diketahui, Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, melaporkan Andi ke Bareskrim Mabes Polri Februari tahun lalu. Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak kepolisian.
Andi dilaporkan Mahfud terkait dugaan pemalsuan surat keputusan MK terkait gagalnya Anggota DPR dari Fraksi Hanura Dewi Yasin Limpo.
Kepada VIVAnews, Andi Nurpati mengklarifikasi tuduhan itu. Pertama, Nurpati menyatakan kasus itu terjadi pada tahun 2009. Dalam aturan Undang-undang Pemilu, sengketa pemilihan prosedurnya haruslah melalui Badan Pengawas Pemilu dan kemudian dari Bawaslu barulah ke kepolisian. Kemudian, pidana Pemilu itu memiliki masa kadaluarsa.
"Dan sekarang sudah kadaluarsa. Bawaslu juga sudah membentuk tim investigasi terkait sengketa itu dan sudah selesai," katanya.
Klarifikasi kedua, putusan KPU untuk tidak menetapkan Dewi Yasin Limpo sebagai anggota DPR sudah sesuai dengan aturan UU Pemilu. Saat MK memutuskan memenangkan sengketa yang diajukan Dewi Yasin Limpo, KPU langsung menggelar rapat pleno menghitung suara yang diperoleh Dewi Yasin Limpo.
Rapat ini sendiri sedianya dipimpin Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary, namun yang bersangkutan berhalangan. "Saya diminta menggantikan memimpin rapat," kata Andi Nurpati.
"Ternyata setelah kami hitung, suaranya tidak cukup untuk satu kursi," kata Andi Nurpati. KPU lalu menyurati MK meminta penjelasan mengenai putusan karena jika tidak cukup satu kursi tapi justru dimenangkan, tentu bertentangan dengan UU Pemilu.
Jawaban MK kemudian dinilai memadai bagi KPU. "Akhirnya terang, yang menang kemudian calon dari Gerindra," kata Nurpati.
• VIVAnews
Selasa, 03 Mei 2011
Bisnis Baru Setelah Osama Tamat
Tewasnya Osama bin Laden menghasilkan bisnis baru di Amerika Serikat. Sejumlah usaha kecil, pedagang kaki lima, dan toko online sibuk memasarkan desain anti Osama, sebagai euforia perayaan "kemenangan" AS.
Mereka menawarkan mug, kaus oblong, poster, dan sejumlah pernik Osama bin Laden. Kebanyakan benda-benda ini bertuliskan sentilan kematian Osama, seperti 'Bye-bye Asshole', 'Goodbye Osama', 'Osama bin Laden Went to Hell', 'May 1, 2011', dan "9/11/01 - 5/1/11 We Didn't Forget'. Satu kaus oblong dipasarkan antara US$20 hingga US$25.
Selain umpatan kepada Osama, sejumlah suvenir juga mengungkapkan terima kasih kepada Presiden Barack Obama atas serangan ini, dengan tulisan 'Thank you, Team Six', 'Navy Seals-1 Bin Laden-0'.
Ada kaus berkerah bergambar Osama dengan luka tembak di keningnya, dan seorang prajurit membawa bendera Amerika juga menjadi kaus favorit di sana.
Di Ground Zero, tempat menara World Trade Center pernah berdiri, sejumlah pedagang bergegas beberapa jam setelah pengumuman kematian Osama. Mereka memasarkan bendera AS ukuran mini dengan harga US$3 per potong.
Sementara itu, laman belanja online yang berbasis di San Fransisco, CafePress, mengungkapkan, kata pencarian tertinggi beberapa hari ini adalah Osama bin Laden. CafePress memungkinkan konsumen mengunggah desain kaus dan stiker, seperti keinginan konsumen. "Dalam semalam lebih dari seribu desain Osama telah diunggah di CafePress," kata Joe Schmidt, pejabat di perusahaan itu, seperti dilansir Straits Times.
• VIVAnews
Mereka menawarkan mug, kaus oblong, poster, dan sejumlah pernik Osama bin Laden. Kebanyakan benda-benda ini bertuliskan sentilan kematian Osama, seperti 'Bye-bye Asshole', 'Goodbye Osama', 'Osama bin Laden Went to Hell', 'May 1, 2011', dan "9/11/01 - 5/1/11 We Didn't Forget'. Satu kaus oblong dipasarkan antara US$20 hingga US$25.
Selain umpatan kepada Osama, sejumlah suvenir juga mengungkapkan terima kasih kepada Presiden Barack Obama atas serangan ini, dengan tulisan 'Thank you, Team Six', 'Navy Seals-1 Bin Laden-0'.
Ada kaus berkerah bergambar Osama dengan luka tembak di keningnya, dan seorang prajurit membawa bendera Amerika juga menjadi kaus favorit di sana.
Di Ground Zero, tempat menara World Trade Center pernah berdiri, sejumlah pedagang bergegas beberapa jam setelah pengumuman kematian Osama. Mereka memasarkan bendera AS ukuran mini dengan harga US$3 per potong.
Sementara itu, laman belanja online yang berbasis di San Fransisco, CafePress, mengungkapkan, kata pencarian tertinggi beberapa hari ini adalah Osama bin Laden. CafePress memungkinkan konsumen mengunggah desain kaus dan stiker, seperti keinginan konsumen. "Dalam semalam lebih dari seribu desain Osama telah diunggah di CafePress," kata Joe Schmidt, pejabat di perusahaan itu, seperti dilansir Straits Times.
• VIVAnews
Minggu, 01 Mei 2011
Watermill
Dikembangkan oleh Element Four, Watermill menghasilkan air yang kemudian difilter sehingga air yang keluar cocok untuk dikonsumsi. Perusahaan ini berjanji bahwa perangkat mereka akan mampu menghasilkan sekitar 3,2 galon air minum segar sehari dalam kondisi ideal yang seharusnya cukup untuk keluarga dengan 6 anggota didalamnya.
Ersa
Para desainer Ersa industrial (Scott Norrie) merancangnya sebagai sebuah sistem yang mandiri, produk berkelanjutan yang menggunakan energi matahari untuk membuat air dari udara. Desain juga menggunakan panel matahari onboard untuk menjalankan perangkat genggam dan tetesan mengisi baterai kendaraan.
EcoloBlue
The EcoloBlue Atmospheric Air Generator (AWG) menyediakan hingga 7 galon air bersih setiap hari, menyediakan udara di sekitar Anda adalah lembab. Perusahaan pengembang produk ini menyatakan bahwa alat ini bekerja dengan baik pada kelembaban 50 persen, tetapi juga dapat bekerja di tingkat kelembaban terendah 30 persen. Namun, jika udara lembab tidak cukup, Anda bisa menyambungkannya ke sumber air ledeng sehingga air minum Anda masih disaring. EcoloBlue ini dibanderol $ 1.350 dan biaya operasional rata-rata hanya 20 sen untuk setiap galon air bersih.
RainCloud C-15
Cleanworld Ltd telah mengembangkan sistem RainCloud, yang merupakan dehumidifier dengan sistem yang dibangun untuk pemurnian air. Perangkat penghasil air minum dari udara lembab ini juga dapat memproduksi air panas atau dingin bagi Anda untuk minum segelas air dingin yang baik atau secangkir teh.
Dew Drop
desainer industri Jacky Wu telah merancang perangkat Dew Drop yang dapat mengekstrak air dari udara tipis untuk tanaman. Dew Drop bekerja pada prinsip-prinsip kondensasi. Penggunaan untuk menanam daun buatan di panci yang sama dengan pabrik dan menghubungkannya ke stop kontak. Air mengembun pada daun dan menjadi bahan makanan bagi tanaman.
DropNet
Didesain mahasiswa Muthesius Academy Seni Rupa dan Desain di Jerman, Imke Hoehler, telah menciptakan sebuah sistem yang menghasilkan air minum dari udara tipis dan kabut. Dijuluki DropNet, sistem pengumpulan air ini bisa menghasilkan hingga 20 liter air bersih setiap hari, dan sebuah susunan dari beberapa struktur yang bisa menyediakan air minum untuk seluruh desa.
Groasis Waterboxx
Dibuat oleh pengusaha asal Belanda Pieter Hoff, Waterboxx Groasis ini dapat menghasilkan air tawar bahkan di tempat terkering di bumi. Terinspirasi oleh kotoran burung, perangkat meniru cara melindungi biji kotoran burung yang telah dicerna, memberikan kelembaban dan berlindung dari unsur-unsur sehingga mereka dapat tumbuh. 10-inch sampai dengan 20-inci yang mengelilingi tanaman yang masih muda dan pada malam hari sebuah piring isolasi memungkinkan untuk mengahasilkan air melalui kondensasi.
Solar-powered system to generate potable water
Riset ilmuwan di Institut Fraunhofer for Interfacial Engineering and Biotechnology IGB percaya bahwa pada kelembaban rata-rata 64 persen, satu meter kubik udara mengandung sekitar 11.5 ml air, yang jika diekstraksi dapat memecahkan masalah miliaran orang yang tinggal di daerah pedesaan. Sistem ini memanfaatkan air garam higroskopis untuk menyerap kelembaban.
Ketika solusi ini dibuat mengalir ke unit menara, mengisap air dari udara, yang kemudian dimasukkan ke dalam tangki dimana terdapat vakum. Energi matahari kemudian memanaskan air dan mengubah menjadi uap, yang kemudian terkondensasi dan dikumpulkan.
Water Building Resort
Ini mungkin bukan perangkat yang memproduksi air portable yang Anda cari, tetapi ini resor yang indah dan konseptual dirancang untuk menjawab isu-isu yang sama. Konsep dari Orlando de Urrutia, Bangunan Resort Air ini akan menggunakan teknologi-teknologi terbaik untuk menghasilkan listrik tenaga surya, air dari udara dan juga akan membuat air minum dari air laut.
lihatberita.com
Dikembangkan oleh Element Four, Watermill menghasilkan air yang kemudian difilter sehingga air yang keluar cocok untuk dikonsumsi. Perusahaan ini berjanji bahwa perangkat mereka akan mampu menghasilkan sekitar 3,2 galon air minum segar sehari dalam kondisi ideal yang seharusnya cukup untuk keluarga dengan 6 anggota didalamnya.
Ersa
Para desainer Ersa industrial (Scott Norrie) merancangnya sebagai sebuah sistem yang mandiri, produk berkelanjutan yang menggunakan energi matahari untuk membuat air dari udara. Desain juga menggunakan panel matahari onboard untuk menjalankan perangkat genggam dan tetesan mengisi baterai kendaraan.
EcoloBlue
The EcoloBlue Atmospheric Air Generator (AWG) menyediakan hingga 7 galon air bersih setiap hari, menyediakan udara di sekitar Anda adalah lembab. Perusahaan pengembang produk ini menyatakan bahwa alat ini bekerja dengan baik pada kelembaban 50 persen, tetapi juga dapat bekerja di tingkat kelembaban terendah 30 persen. Namun, jika udara lembab tidak cukup, Anda bisa menyambungkannya ke sumber air ledeng sehingga air minum Anda masih disaring. EcoloBlue ini dibanderol $ 1.350 dan biaya operasional rata-rata hanya 20 sen untuk setiap galon air bersih.
RainCloud C-15
Cleanworld Ltd telah mengembangkan sistem RainCloud, yang merupakan dehumidifier dengan sistem yang dibangun untuk pemurnian air. Perangkat penghasil air minum dari udara lembab ini juga dapat memproduksi air panas atau dingin bagi Anda untuk minum segelas air dingin yang baik atau secangkir teh.
Dew Drop
desainer industri Jacky Wu telah merancang perangkat Dew Drop yang dapat mengekstrak air dari udara tipis untuk tanaman. Dew Drop bekerja pada prinsip-prinsip kondensasi. Penggunaan untuk menanam daun buatan di panci yang sama dengan pabrik dan menghubungkannya ke stop kontak. Air mengembun pada daun dan menjadi bahan makanan bagi tanaman.
DropNet
Didesain mahasiswa Muthesius Academy Seni Rupa dan Desain di Jerman, Imke Hoehler, telah menciptakan sebuah sistem yang menghasilkan air minum dari udara tipis dan kabut. Dijuluki DropNet, sistem pengumpulan air ini bisa menghasilkan hingga 20 liter air bersih setiap hari, dan sebuah susunan dari beberapa struktur yang bisa menyediakan air minum untuk seluruh desa.
Groasis Waterboxx
Dibuat oleh pengusaha asal Belanda Pieter Hoff, Waterboxx Groasis ini dapat menghasilkan air tawar bahkan di tempat terkering di bumi. Terinspirasi oleh kotoran burung, perangkat meniru cara melindungi biji kotoran burung yang telah dicerna, memberikan kelembaban dan berlindung dari unsur-unsur sehingga mereka dapat tumbuh. 10-inch sampai dengan 20-inci yang mengelilingi tanaman yang masih muda dan pada malam hari sebuah piring isolasi memungkinkan untuk mengahasilkan air melalui kondensasi.
Solar-powered system to generate potable water
Riset ilmuwan di Institut Fraunhofer for Interfacial Engineering and Biotechnology IGB percaya bahwa pada kelembaban rata-rata 64 persen, satu meter kubik udara mengandung sekitar 11.5 ml air, yang jika diekstraksi dapat memecahkan masalah miliaran orang yang tinggal di daerah pedesaan. Sistem ini memanfaatkan air garam higroskopis untuk menyerap kelembaban.
Ketika solusi ini dibuat mengalir ke unit menara, mengisap air dari udara, yang kemudian dimasukkan ke dalam tangki dimana terdapat vakum. Energi matahari kemudian memanaskan air dan mengubah menjadi uap, yang kemudian terkondensasi dan dikumpulkan.
Water Building Resort
Ini mungkin bukan perangkat yang memproduksi air portable yang Anda cari, tetapi ini resor yang indah dan konseptual dirancang untuk menjawab isu-isu yang sama. Konsep dari Orlando de Urrutia, Bangunan Resort Air ini akan menggunakan teknologi-teknologi terbaik untuk menghasilkan listrik tenaga surya, air dari udara dan juga akan membuat air minum dari air laut.
lihatberita.com
Sabtu, 16 April 2011
Politik, Demokrasi, dan Anarki
Dinamika politik dan demokrasi di negeri ini, dengan nada sedih harus dikatakan, (hampir) tak dapat dipisahkan dari anarkisme. Sebagai sebuah aliran, anarkisme merupakan teori politik yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat tanpa hirarkis (baik dalam politik, ekonomi, maupun sosial). Para Anarkis berusaha mempertahankan bahwa anarki, ketiadaan aturan-aturan, adalah sebuah format yang dapat diterapkan dalam sistem sosial dan dapat menciptakan kebebasan individu dan kebersamaan sosial. Anarkis melihat bahwa tujuan akhir dari kebebasan dan kebersamaan sebagai sebuah kerjasama yang saling membangun antara satu dengan yang lainnya. Atau, dalam pandangan Bakunin dikenal melalui adagium: “kebebasan tanpa sosialisme adalah ketidakadilan, dan sosialisme tanpa kebebasan adalah perbudakan dan kebrutalan”.
Dalam sejarahnya, kaum anarkis dengan berbagai gerakannya kerapkali menggunakan kekerasan sebagai metode yang cukup ampuh dalam memperjuangkan ide-idenya, seperti para anarkis yang terlibat dalam kelompok Nihilis di Rusia era Tzar, Leon Czolgosz, grup N17 di Yunani. Bahkan, dalam menjalankan aksinya, para anarkis di Spanyol selalu meneriakkan slogan: “Terkadang cinta hanya dapat berbicara melalui selongsong senapan”. (Wikipedia).
Disadari atau tidak, praktik anarkisme itu pun sudah mulai menggerus nilai-nilai kesejatian diri kita yang telah lama dikenal sebagai bangsa yang beradab dan bermartabat. Dalam menggapai ambisi dan tujuan, tak jarang cara-cara anarki menjadi siasat jitu untuk memaksakan kehendak kepada pihak lain melalui cara-cara purba yang jauh dari nilai-nilai kesantunan. Kelompok dan perserikatan sudah dikendalikan oleh aksi-aksi kerumunan yang lebih mengedepankan okol ketimbang akal-budi. Maka, hancurlah fatsun kehidupan bangsa kita yang sudah lama dikagumi dunia dan berabad-abad lamanya menyandang predikat sebagai bangsa Timur yang santun. Bangsa kita tak lagi ramah. Yang tampak dalam berbagai kerumunan adalah pedang, pentungan, parang, atau peti mati. Slogan-slogan yang diteriakkan tak jauh berbeda dengan idiom-idiom kekerasan yang acapkali dikumandangkan oleh para pengikut anarkisme di Spanyol.
Persoalannya sekarang, mengapa negeri kita yang sudah lama dikenal sebagai bangsa yang berperadaban tinggi bisa demikian mudah tereduksi oleh unsur-unsur anarkisme dalam ranah politik dan demokrasi? Mengapa banyak orang yang bisa demikian mudah mengatasnamakan demokrasi dengan menggunakan cara-cara anarkis dalam menggapai tujuan dan ambisi?
Secara teoretis, anarki bisa dibilang sebagai reaksi terhadap merebaknya nilai-nilai kapitalisme yang berupaya menihilkan entitas sosial sebagai prinsip kebersamaan dalam hidup dan kehidupan. Dalam prinsip kapitalisme, nilai-nilai individualisme menjadi demikian kuat dan dominan sehingga dikhawatirkan akan membunuh “roh” sosial sebagai salah satu ciri paguyuban masyarakat secara komunal. Dalam upaya membendung gerakan kapitalisme, para pengikut anarkisme berupaya menggunakan aksi kerumunan dengan mengedepankan nilai-nilai solidaritas dan kebersamaan. Namun, dalam perkembangannya, ajaran anarkisme dianggap telah jauh berubah menjadi ajaran “sesat” yang menghalalkan darah sesamanya. Melalui aksi kerumunan, mereka berupaya menciptakan situasi “anomali” dan chaos sehingga tujuan yang mereka harapkan bisa terwujud.
Anarkisme yang menggunakan jalan kekerasan pun tak jarang menyusup ke dalam pori-pori politik dan demokrasi di negeri ini. Lihat saja berbagai aksi kerumunan yang mengatasnamakan demokrasi yang tergelar di atas panggung sosial kita. Ibarat sebuah adegan teater, mereka bisa demikian mulus menjalankan peran sebagai algojo-algojo demokrasi yang tak henti-hentinya berteriak, menghujat, dan meneriakkan yel-yel pemaksaan kehendak yang tampil melalui ekspresi wajah yang beringas dan liar. Sifat-sifat individualistik mereka telah melebur ke dalam karakter kerumunan yang bengal dan tak terkendali. Demikian juga dalam berbagai aksi politik yang dengan sengaja membangkitkan sentimen-sentimen kelompok untuk mendapatkan simpati publik. Massa dan kerumunan telah berubah menjadi “penguasa” dadakan yang bisa demikian mudah melakukan tekanan dan aksi-aksi vandalistis.
Sungguh disayangkan kalau ranah politik sebagai seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan harus ternoda oleh aksi-aksi anarki dengan mengatasnamakan demokrasi yang dikendalikan melalui massa dan kerumunan. Berserikat dan berkumpul memang menjadi hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi. Namun, sungguh naif kalau lantas dimanfaatkan oleh segelintir orang atau kelompok guna menggapai ambisi kekuasaan tertentu dengan menjadikan darah dan nyawa sebagi tumbalnya. Dengan dalih dan motif apa pun penggunaan aksi massa dan kerumunan yang mengandung aroma fasisme dan anarkisme, sungguh, tak bisa ditolerir.
http://sawali.info/2009/02/12/politik-demokrasi-dan-anarki/
Dalam sejarahnya, kaum anarkis dengan berbagai gerakannya kerapkali menggunakan kekerasan sebagai metode yang cukup ampuh dalam memperjuangkan ide-idenya, seperti para anarkis yang terlibat dalam kelompok Nihilis di Rusia era Tzar, Leon Czolgosz, grup N17 di Yunani. Bahkan, dalam menjalankan aksinya, para anarkis di Spanyol selalu meneriakkan slogan: “Terkadang cinta hanya dapat berbicara melalui selongsong senapan”. (Wikipedia).
Disadari atau tidak, praktik anarkisme itu pun sudah mulai menggerus nilai-nilai kesejatian diri kita yang telah lama dikenal sebagai bangsa yang beradab dan bermartabat. Dalam menggapai ambisi dan tujuan, tak jarang cara-cara anarki menjadi siasat jitu untuk memaksakan kehendak kepada pihak lain melalui cara-cara purba yang jauh dari nilai-nilai kesantunan. Kelompok dan perserikatan sudah dikendalikan oleh aksi-aksi kerumunan yang lebih mengedepankan okol ketimbang akal-budi. Maka, hancurlah fatsun kehidupan bangsa kita yang sudah lama dikagumi dunia dan berabad-abad lamanya menyandang predikat sebagai bangsa Timur yang santun. Bangsa kita tak lagi ramah. Yang tampak dalam berbagai kerumunan adalah pedang, pentungan, parang, atau peti mati. Slogan-slogan yang diteriakkan tak jauh berbeda dengan idiom-idiom kekerasan yang acapkali dikumandangkan oleh para pengikut anarkisme di Spanyol.
Persoalannya sekarang, mengapa negeri kita yang sudah lama dikenal sebagai bangsa yang berperadaban tinggi bisa demikian mudah tereduksi oleh unsur-unsur anarkisme dalam ranah politik dan demokrasi? Mengapa banyak orang yang bisa demikian mudah mengatasnamakan demokrasi dengan menggunakan cara-cara anarkis dalam menggapai tujuan dan ambisi?
Secara teoretis, anarki bisa dibilang sebagai reaksi terhadap merebaknya nilai-nilai kapitalisme yang berupaya menihilkan entitas sosial sebagai prinsip kebersamaan dalam hidup dan kehidupan. Dalam prinsip kapitalisme, nilai-nilai individualisme menjadi demikian kuat dan dominan sehingga dikhawatirkan akan membunuh “roh” sosial sebagai salah satu ciri paguyuban masyarakat secara komunal. Dalam upaya membendung gerakan kapitalisme, para pengikut anarkisme berupaya menggunakan aksi kerumunan dengan mengedepankan nilai-nilai solidaritas dan kebersamaan. Namun, dalam perkembangannya, ajaran anarkisme dianggap telah jauh berubah menjadi ajaran “sesat” yang menghalalkan darah sesamanya. Melalui aksi kerumunan, mereka berupaya menciptakan situasi “anomali” dan chaos sehingga tujuan yang mereka harapkan bisa terwujud.
Anarkisme yang menggunakan jalan kekerasan pun tak jarang menyusup ke dalam pori-pori politik dan demokrasi di negeri ini. Lihat saja berbagai aksi kerumunan yang mengatasnamakan demokrasi yang tergelar di atas panggung sosial kita. Ibarat sebuah adegan teater, mereka bisa demikian mulus menjalankan peran sebagai algojo-algojo demokrasi yang tak henti-hentinya berteriak, menghujat, dan meneriakkan yel-yel pemaksaan kehendak yang tampil melalui ekspresi wajah yang beringas dan liar. Sifat-sifat individualistik mereka telah melebur ke dalam karakter kerumunan yang bengal dan tak terkendali. Demikian juga dalam berbagai aksi politik yang dengan sengaja membangkitkan sentimen-sentimen kelompok untuk mendapatkan simpati publik. Massa dan kerumunan telah berubah menjadi “penguasa” dadakan yang bisa demikian mudah melakukan tekanan dan aksi-aksi vandalistis.
Sungguh disayangkan kalau ranah politik sebagai seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan harus ternoda oleh aksi-aksi anarki dengan mengatasnamakan demokrasi yang dikendalikan melalui massa dan kerumunan. Berserikat dan berkumpul memang menjadi hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi. Namun, sungguh naif kalau lantas dimanfaatkan oleh segelintir orang atau kelompok guna menggapai ambisi kekuasaan tertentu dengan menjadikan darah dan nyawa sebagi tumbalnya. Dengan dalih dan motif apa pun penggunaan aksi massa dan kerumunan yang mengandung aroma fasisme dan anarkisme, sungguh, tak bisa ditolerir.
http://sawali.info/2009/02/12/politik-demokrasi-dan-anarki/
Jumat, 08 April 2011
Dampak Illegal Logging di Indonesia
Penebangan hutan secara ilegal itu sangat berdampak terhadap keadaan ekosistem di Indonesia. Penebangan memberi dampak yang sangat merugikan masyarakat sekitar, bahkan masyarakat dunia. Kerugian yang diakibatkan oleh kerusakan hutan tidak hanya kerusakan secara nilai ekonomi, akan tetapi juga mengakibatkan hilangnya nyawa yang tidak ternilai harganya. Adapun dampak-dampak Illegal Logging sebagai berikut.
Pertama, dampak yang sudah mulai terasa sekarang ini adalah pada saat musim hujan wilayah Indonesia sering dilanda banjir dan tanah longsor. Menurut kompas, pada tahun 2007 Indonesia telah mengalami 236 kali banjir di 136 kabupaten dan 26 propinsi, disamping itu juga terjadi 111 kejadian longsor di 48 kabupaten dan 13 propinsi.
Banjir dan tanah longsor di Indonesia telah memakan korban harta dan jiwa yang sangat besar. Kerusakan lingkungan yang paling terlihat yaitu di daerah Sumatera yang baru saja dilanda banjir badang dan tanah longsong sangat parah. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang kehilangan harta benda, rumah, dan sanak saudara mereka akibat banjir dan tanah longsor. Bahkan menurut Kompas, di Indonesia terdapat 19 propinsi yang lahan sawahnya terendam banjir dan 263.071 hektar sawah terendam dan gagal panen.
Banjir dan tanah longsor ini terjadi akibat dari Illegal Logging di Indonesia. Hutan yang tersisa sudah tidak mampu lagi menyerap air hujan yang turun dalam curah yang besar, dan pada akhirnya banjir menyerang pemukiman penduduk. Para pembalak liar hidup di tempat yang mewah, sedangkan masyarakat yang hidup di daerah dekat hutan dan tidak melakukan Illegal Logging hidup miskin dan menjadi korban atas perbuatan biadap para pembalak liar. Hal ini merupakan ketidakadilan sosial yang sangat menyakitkan masyarakat.
Kedua, Illegal Logging juga mengakibatkan berkurangnya sumber mata air di daerah perhutanan. Pohon-pohon di hutan yang biasanya menjadi penyerap air untuk menyediakan sumber mata air untuk kepentingan masyarakat setempat, sekarang habis dilalap para pembalak liar. Hal ini mengakibatkan masyarakat di daerah sekitar hutan kekurangan air bersih dan air untuk irigasi. Menurut kompas, pada tahun 2007 ini tercatat 78 kejadian kekeringan yang tersebar di 11 propinsi dan 36 kabupaten.
Ketiga, semakin berkurangnya lapisan tanah yang subur. Lapisan tanah yang subur sering terbawa arus banjir yang melanda Indonesia. Akibatnya tanah yang subur semakin berkurang. Jadi secara tidak langsung Illegal Logging juga menyebabkan hilangnya lapisan tanah yang subur di daerah pegunungan dan daerah sekitar hutan.
Keempat, Illegal Logging juga membawa dampak musnahnya berbagai fauna dan flora, erosi, konflik di kalangan masyarakat, devaluasi harga kayu, hilangnya mata pencaharian, dan rendahnya pendapatan negara dan daerah dari sektor kehutanan, kecuali pemasukan dari pelelangan atas kayu sitaan dan kayu temuan oleh pihak terkait. Hingga tahun 2005, setiap tahun negara dirugikan Rp 50,42 triliun dari penebangan liar dan sekitar 50 persen terkait dengan penyelundupan kayu ke luar negeri.
Semakin langkanya orang utan juga merupakan dampak dari adanya Illegal Logging yang semakin marak di Indonesia. Krisis ekonomi tergabung dengan bencana-bencana alam dan Illegal Logging oleh manusia membawa orang utan semakin terancam punah. Selama 20 puluh tahun belakangan ini kira-kira 80% hutan tempat orang utan tinggal sudah hilang. Pada waktu kebakaran hutan tahun 1997-1998 kurang lebih sepertiga dari jumlah orang utan liar dikorbankan juga. Tinggal kira-kira 12.000 sampai 15.000 ekor orang utan di pulau Borneo (dibandingkan dengan 20.000 pada tahun 1996), dan kira-kira 4.000 sampai 6.000 di Sumatra (dibandingkan dengan 10.000 pada tahun 1996). Menurut taksiran para ahli, orang utan liar bisa menjadi punah dalam jangka waktu sepuluh tahun lagi. Untuk kesekian kalinya masyarakat dan flora fauna yang tidak bersalah menjadi korban Illegal Logging. Ini akan menjadi pelajaran yang berharga bagi pemerintah dan masyarakat agar ikut aktif dalam mengatasi masalah Illegal Logging di Indonesia.
Kelima, dampak yang paling kompleks dari adanya Illegal Logging ini adalah global warming yang sekarang sedang mengancam dunia dalam kekalutan dan ketakutan yang mendalam. Bahkan di Indonesia juga telah megalami dampak global warming yang dimulai dengan adanya tsunami pada tahun 2004 di Aceh yang menewaskan ratusan ribu orang di Indonesia dan negara-negara tetangga.
Global warming membawa dampak seringnya terjadi bencana alam di Indonesia, seperti angin puyuh, seringnya terjadi ombak yang tinggi, dan sulitnya memprediksi cuaca yang mengakibatkan para petani yang merupakan mayoritas penduduk di Indonesia sering mengalami gagal panen. Global warming juga mengakibatkan semakin tingginya suhu dunia, sehingga es di kutub mencair yang mengakibatkan pulau-pulau di dunia akan semakin hilang terendan air laut yang semakin tinggi volumenya. Global warming terjadi oleh efek rumah kaca dan kurangnya daerah resapan CO2 seperi hutan. Hutan di Indonesia yang menjadi paru-paru dunia telah hancur oleh ulah para pembalak liar, maka untuk itu kita harus bersama-sama membangun hutan kita kembali dan memusnahkan para pembalak liar yang berupaya menghancurkan dunia
Daftar pustaka : Micha’s Blog
Pertama, dampak yang sudah mulai terasa sekarang ini adalah pada saat musim hujan wilayah Indonesia sering dilanda banjir dan tanah longsor. Menurut kompas, pada tahun 2007 Indonesia telah mengalami 236 kali banjir di 136 kabupaten dan 26 propinsi, disamping itu juga terjadi 111 kejadian longsor di 48 kabupaten dan 13 propinsi.
Banjir dan tanah longsor di Indonesia telah memakan korban harta dan jiwa yang sangat besar. Kerusakan lingkungan yang paling terlihat yaitu di daerah Sumatera yang baru saja dilanda banjir badang dan tanah longsong sangat parah. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang kehilangan harta benda, rumah, dan sanak saudara mereka akibat banjir dan tanah longsor. Bahkan menurut Kompas, di Indonesia terdapat 19 propinsi yang lahan sawahnya terendam banjir dan 263.071 hektar sawah terendam dan gagal panen.
Banjir dan tanah longsor ini terjadi akibat dari Illegal Logging di Indonesia. Hutan yang tersisa sudah tidak mampu lagi menyerap air hujan yang turun dalam curah yang besar, dan pada akhirnya banjir menyerang pemukiman penduduk. Para pembalak liar hidup di tempat yang mewah, sedangkan masyarakat yang hidup di daerah dekat hutan dan tidak melakukan Illegal Logging hidup miskin dan menjadi korban atas perbuatan biadap para pembalak liar. Hal ini merupakan ketidakadilan sosial yang sangat menyakitkan masyarakat.
Kedua, Illegal Logging juga mengakibatkan berkurangnya sumber mata air di daerah perhutanan. Pohon-pohon di hutan yang biasanya menjadi penyerap air untuk menyediakan sumber mata air untuk kepentingan masyarakat setempat, sekarang habis dilalap para pembalak liar. Hal ini mengakibatkan masyarakat di daerah sekitar hutan kekurangan air bersih dan air untuk irigasi. Menurut kompas, pada tahun 2007 ini tercatat 78 kejadian kekeringan yang tersebar di 11 propinsi dan 36 kabupaten.
Ketiga, semakin berkurangnya lapisan tanah yang subur. Lapisan tanah yang subur sering terbawa arus banjir yang melanda Indonesia. Akibatnya tanah yang subur semakin berkurang. Jadi secara tidak langsung Illegal Logging juga menyebabkan hilangnya lapisan tanah yang subur di daerah pegunungan dan daerah sekitar hutan.
Keempat, Illegal Logging juga membawa dampak musnahnya berbagai fauna dan flora, erosi, konflik di kalangan masyarakat, devaluasi harga kayu, hilangnya mata pencaharian, dan rendahnya pendapatan negara dan daerah dari sektor kehutanan, kecuali pemasukan dari pelelangan atas kayu sitaan dan kayu temuan oleh pihak terkait. Hingga tahun 2005, setiap tahun negara dirugikan Rp 50,42 triliun dari penebangan liar dan sekitar 50 persen terkait dengan penyelundupan kayu ke luar negeri.
Semakin langkanya orang utan juga merupakan dampak dari adanya Illegal Logging yang semakin marak di Indonesia. Krisis ekonomi tergabung dengan bencana-bencana alam dan Illegal Logging oleh manusia membawa orang utan semakin terancam punah. Selama 20 puluh tahun belakangan ini kira-kira 80% hutan tempat orang utan tinggal sudah hilang. Pada waktu kebakaran hutan tahun 1997-1998 kurang lebih sepertiga dari jumlah orang utan liar dikorbankan juga. Tinggal kira-kira 12.000 sampai 15.000 ekor orang utan di pulau Borneo (dibandingkan dengan 20.000 pada tahun 1996), dan kira-kira 4.000 sampai 6.000 di Sumatra (dibandingkan dengan 10.000 pada tahun 1996). Menurut taksiran para ahli, orang utan liar bisa menjadi punah dalam jangka waktu sepuluh tahun lagi. Untuk kesekian kalinya masyarakat dan flora fauna yang tidak bersalah menjadi korban Illegal Logging. Ini akan menjadi pelajaran yang berharga bagi pemerintah dan masyarakat agar ikut aktif dalam mengatasi masalah Illegal Logging di Indonesia.
Kelima, dampak yang paling kompleks dari adanya Illegal Logging ini adalah global warming yang sekarang sedang mengancam dunia dalam kekalutan dan ketakutan yang mendalam. Bahkan di Indonesia juga telah megalami dampak global warming yang dimulai dengan adanya tsunami pada tahun 2004 di Aceh yang menewaskan ratusan ribu orang di Indonesia dan negara-negara tetangga.
Global warming membawa dampak seringnya terjadi bencana alam di Indonesia, seperti angin puyuh, seringnya terjadi ombak yang tinggi, dan sulitnya memprediksi cuaca yang mengakibatkan para petani yang merupakan mayoritas penduduk di Indonesia sering mengalami gagal panen. Global warming juga mengakibatkan semakin tingginya suhu dunia, sehingga es di kutub mencair yang mengakibatkan pulau-pulau di dunia akan semakin hilang terendan air laut yang semakin tinggi volumenya. Global warming terjadi oleh efek rumah kaca dan kurangnya daerah resapan CO2 seperi hutan. Hutan di Indonesia yang menjadi paru-paru dunia telah hancur oleh ulah para pembalak liar, maka untuk itu kita harus bersama-sama membangun hutan kita kembali dan memusnahkan para pembalak liar yang berupaya menghancurkan dunia
Daftar pustaka : Micha’s Blog
Langganan:
Postingan (Atom)